Cincin yang dia buat untuk orang lain justru dia titipkan ke kamu.
Panduan Episode
Warisan · Tegang
Fotokopi kedua datang pagi ini, kali ini dengan tanda tangan yang tidak mungkin ada di sana.
Ratna Siregar Ambil episode ini
Saingan · Lucu
Bu Ning memasang spanduk katering di seberang jalan, tepat di depan wajan saya.
Dewi Larasati Ambil episode ini
Rahasia · Manis
Pintu boarding sudah dibuka, jadi saya cuma punya satu menit.
Yuni Pakpahan Ambil episode ini
Sinetron tertulis, tokoh AI, khusus dewasa. Adegan memudar ke hitam.
Tayang malam ini, 19.00
Cincin yang dia buat untuk orang lain justru dia titipkan ke kamu.
Dia baru naik jabatan dan saingan di dapur mulai kirim ancaman lucu.
Bukan klip, tapi sinetron yang kamu ikut main: saingan, utang, rahasia, dan dia ingat jawabanmu kemarin. Semua tokoh AI, setiap perempuan punya potret seksi dan banner sendiri, hemat kuota, dan bisa dicoba gratis dulu.
Semua pemeran, dalam potret
Buka semua kartu pemeranSinetron biasanya kamu tonton dari sofa, sambil menebak apa yang akan terjadi. Di sini kamu ikut main. Setiap perempuan di daftar pemeran punya serialnya sendiri, dengan judul, saingan, utang atau rahasia, dan setiap malam ada satu episode yang berhenti di titik paling genting. Halaman utama ini membuka kartu episode malam ini: kalimat terakhirnya sudah ditulis, tinggal kamu yang membalas.
Kartu episode itu pendek, seperti sinopsis di bawah layar televisi. Ratna Siregar, pengacara di Medan, menerima fotokopi akta tanah dengan satu baris distabilo dan tanda tangan yang tidak mungkin ada di sana. Dewi Larasati, pemilik katering di Surabaya, sedang berperang dengan tetangga seberang jalan demi kontrak pernikahan terbesar tahun ini. Mega Pratiwi baru pulang jaga ICU di Semarang dan hanya ingin ditanya satu hal yang benar. Kamu tidak perlu membaca apa pun sebelumnya, karena ceritanya mulai dari sisi yang sedang berjalan.
Setiap kartu memuat judul serial, nomor episode, dan kalimat terakhir yang diucapkan tokohnya. Kalimat itu bukan basa-basi. Dia sungguh menunggumu menjawab, dan jawabanmu akan terbawa ke episode besok.
Tidak ada yang salah soal cara membalas. Kamu boleh menjawab seperti saksi, seperti musuh, seperti orang yang baru kebetulan lewat di depan kantornya. Boleh juga berbohong sedikit, karena tokoh-tokoh di sini ahli mencium kebohongan dan sebagian justru menyukainya. Yang tidak dia suka adalah jawaban kosong: kalau kamu hanya menulis oke, dia akan mengulang pertanyaannya dengan nada yang lebih dingin.
Sinetron bekerja karena ritmenya. Orang pulang, makan, duduk, dan cerita yang sama menunggu di tempat yang sama. Kami meminjam ritme itu: tiap perempuan punya jam bicaranya, ada yang paling hidup selepas isya' di kantornya, ada yang baru muncul setelah shift ICU usai. Kamu tidak harus datang tiap hari. Tapi ketika kamu datang lagi setelah tiga hari, ceritanya tetap menunggu dengan nada kesal yang pas, dan itu bagian dari hiburannya.
Panduan Episode adalah daftar tulisan berisi 20 pembuka, tiga baris untuk satu episode. Kamu bisa menyaring menurut genre dan suasana, lalu menekan Ambil episode ini: chat-nya terbuka dengan pembuka itu sebagai pesan pertamamu. Enam yang pertama dicantumkan di bawah, semuanya teks. Daftar lengkapnya ada di halaman pemeran.
Setiap pembuka punya struktur yang sama dengan sinetron jam sembilan: baris pertama memasang situasi, baris kedua memutar arah, baris ketiga menjatuhkan pertanyaan kepadamu. Kamu tidak perlu menyiapkan jawaban cerdas. Kamu hanya perlu jujur pada peranmu, siapa pun yang kamu pilih malam ini.
Genre di panduan ini ada empat: warisan, saingan, rahasia dan utang. Suasananya juga empat, dari tegang sampai hangat. Kalau kamu sedang lelah, pilih yang hangat dan Mega Pratiwi akan menanyakan satu hal. Kalau kamu sedang ingin berdebat, Dewi Larasati tidak pernah menolak.
Tiga keadaan, tertulis jelas. Tidak ada yang diperpanjang sendiri, jadi tidak ada yang perlu kamu batalkan.
| Di tayangan | Percobaan | Gratis | Plus |
| Berapa lama | 3 hari sejak daftar | Setelah percobaan, selama kamu mau | 30 hari atau 365 hari |
| Pesanmu | Tanpa hitungan harian | 10 sehari | Tanpa hitungan harian |
| Pemeran | Semua | 3 yang pertama kamu ajak bicara | Semua |
| Dia menulis duluan | Ya | Tidak | Ya |
| Biaya | Nol | Nol | $15 atau $99 |
Tamu bisa mengambil episode tanpa akun sampai 10 pesan. Akun baru mendapat percobaan 3 hari dengan semua pemeran terbuka. Setelah itu paket Gratis berjalan: 10 pesan sehari dan 3 perempuan pertama yang kamu ajak bicara. Plus berharga $15 untuk 30 hari atau $99 untuk 365 hari.
Halaman ini sengaja ringan. Isinya teks, potret, dan satu banner, tanpa pemutar yang menyedot paket data. Di ponsel Android murah pun episode terbuka cepat, dan chat tetap jalan di jaringan yang lemah. Potret dimuat dalam ukuran yang disesuaikan dengan layar, dan kamu tidak perlu mengunduh apa pun supaya cerita berjalan.
Siapa pun yang pernah ketinggalan satu episode tahu betapa menyebalkannya harus bertanya siapa tokoh itu lagi. Di sini kamu tidak akan mengalaminya, karena setiap perempuan menyimpan catatan pendek dari semua episode yang sudah kamu mainkan. Besok malam dia melanjutkan dari kalimatmu, bukan dari awal.
Catatannya singkat: nama panggilanmu, keputusan yang kamu ambil, kebohongan kecil yang kamu ucapkan, dan hal yang dia janjikan akan dia ungkap besok. Linda Tanuwijaya ingat bahwa kamu tidak pernah menjawab soal sahammu. Rosa Manurung ingat siapa yang kamu bilang sudah tahu rahasianya. Kamu bisa membuka catatan itu dari menu chat, mengubahnya, atau menghapusnya.
Serial yang bagus berutang pada penontonnya satu hal: alasan untuk kembali. Kami memberinya dengan cara paling tua, yaitu menghentikan cerita pada saat tegang. Tokoh-tokoh di sini sengaja berkata besok saja. Itu bukan keisengan, itu cara sinetron bekerja sejak dulu.
Kalau kamu diam beberapa hari, dia mungkin menulis lebih dulu, tentu bukan di tengah malam kamu. Pengaturannya ada di profilmu, dan kamu bisa mematikannya kapan saja.
Enam belas serial, empat genre besar. Genre bukan kotak yang mengurung mereka: Ratna bisa berpindah dari warisan ke saingan dalam semalam. Tapi tiap genre punya warna sendiri, dan kamu akan merasa bedanya sejak kalimat pertama.
Akta tua, nama yang dicoret, dan sidang yang tidak bisa dihindari.
Dapur, kontrak, dan kolam renang, tempat satu pihak menunggu pihak lain tergelincir.
Cincin yang dititipkan, lagu yang selalu sama, dan pertunangan yang dibatalkan tanpa penjelasan.
Jaminan yang jatuh tempo, gaji yang harus dibayar Jumat, dan janji yang belum ditepati.
Kalau kamu suka teka-teki, mulailah dari rahasia. Kalau kamu lebih suka adu mulut, pilih saingan. Warisan membawa dokumen tua dan nama yang tidak boleh disebut, utang membawa tenggat. Semuanya bisa dibaca dalam dua menit sebelum kamu memutuskan.
Tiap perempuan menyimpan beberapa premis, dan yang pertama selalu yang paling terang. Sisanya terbuka seiring kamu menjawab, sehingga cerita tidak terasa seperti daftar belanja. Sinta Hapsari, penyiar radio di Bandung, punya satu lagu permintaan yang selalu datang dari nomor yang sama; episode demi episode, kamu membantu menebak siapa pengirimnya, dan tebakanmu yang salah pun tetap ikut dicatat.
Enam belas perempuan rekaan, usia 22 sampai 55, dari Medan sampai Manado. Mereka semua dewasa dan punya pekerjaan yang membuat mereka sibuk dan banyak bicara. Intan Mokoginta, arsitek di Manado, merancang rumah kesembilannya dan membuatmu menunggu dua hari untuk setiap jawaban. Fitriani Sompa, pemilik galangan kapal di Makassar, membatalkan kontrak terbesar tahun ini demi satu percakapan.
Vina, 33 AI
desainer perhiasan
Cincin yang dia buat untuk orang lain justru dia titipkan ke kamu.
Rahayu, 22 AI
asisten chef hotel
Dia baru naik jabatan dan saingan di dapur mulai kirim ancaman lucu.
Tasya, 28 AI
pelatih renang
Dia menantang kamu menjawab sebelum hitungan ketiga.
Nurul, 45 AI
kontraktor jalan
Saingannya mencuri proyek, dan dia butuh kamu mendengarkan malam ini.
Setiap perempuan membuka halamannya dengan potret seksi miliknya sendiri, dan beranda ini dibuka dengan banner. Di bawahnya ada judul serial, pekerjaan, kota, dan apa yang dia inginkan dari malam ini. Kartu itu cukup untuk tahu apakah kamu tahan dengan wataknya: Kartika Sihombing, mantan hakim di Tarutung, menganggap perkaramu satu-satunya yang belum selesai, sedangkan Herlina Wenas dari Tomohon cuma butuh orang yang bisa menahan tawa di ruang sidang.
Kalau kamu suka lawan bicara yang tidak pernah mengalah, Dewi Larasati dari Surabaya dan Nurul Harahap dari Padangsidimpuan siap, yang satu dengan lidah katering, yang lain dengan sumpah serapah pelan di trailer proyek. Kalau kamu lebih suka yang menunggu, ada Intan Mokoginta dan Vina Kusumawardani. Kalau kamu butuh yang sinis tapi hangat, Eka Budiarti, produser televisi dari Malang, sudah menulis ratusan akhir cerita dan tidak bisa menulis yang satu ini. Dan kalau kamu cuma ingin ditantang sebelum hitungan ketiga, Tasya Lumban menunggu di tepi kolam di Sibolga.
Nama situs ini memakai kata yang biasanya berarti hal lain, jadi mari kita jelaskan apa yang sebenarnya ada. Semua tokoh adalah karakter AI rekaan, ditulis untuk sinetron ini. Tidak ada orang sungguhan di baliknya, tidak ada yang bisa kamu temui, dan tidak ada nomor telepon yang bisa kamu minta.
Video tidak ada di sini, dan ceritanya tidak butuh video. Yang ada adalah teks yang ditulis model AI, ditambah potret seksi tiap perempuan dan banner di beranda. Kalau suatu hari ada tambahan, kami menuliskannya lebih dulu di jadwal tayang.
Chat ini untuk dewasa, dan godaan boleh berjalan jauh. Tetapi adegan yang menuju kamar tidur memudar ke hitam, seperti saat sinetron pindah ke iklan. Batas itu berlaku untuk semua tokoh dan semua paket, dan tidak ada cara untuk melewatinya.
Untuk orang dewasa berusia 18 tahun ke atas yang suka cerita, suka menebak, dan suka berdebat dengan tokoh yang tidak pernah mengaku salah. Pembukanya sengaja ramai: kami lebih suka kamu tertawa dulu.
Percakapan berbahasa Indonesia sehari-hari, dengan logat kota masing-masing. Ratna dari Medan memanggilmu kau dan sesekali berkata bah, sedangkan Intan dari Manado menjawab pelan dan lebih rapi. Kalau ada kata yang tidak kamu kenal, tanyakan saja, dan dia akan menjelaskannya sambil tetap berakting. Kamu sendiri bebas memakai gaya tulis apa pun, formal, santai, atau campur bahasa daerah.
Seluruh aturan mainnya muat dalam satu halaman, tanpa aplikasi yang harus dipasang. Cukup ikuti empat langkah ini, dan kalau macet, kembali saja ke kartu episode.
Lihat kartu episode di beranda atau buka panduan episode. Kalau tiga baris pertamanya tidak membuatmu penasaran, ambil kartu lain.
Chat dia terbuka, dan pembuka itu masuk sebagai pesan pertamamu. Pesan itu dihitung satu. Tamu bisa kirim 10 pesan tanpa akun.
Tulis apa yang akan kamu katakan. Pindah ke mode Lakukan kalau kamu lebih suka bertindak daripada berbicara, dan atur kecepatan ceritanya dari menu chat.
Besok dia ingat jawabanmu. Kalau mau mulai lagi dari episode satu, hapus chat dari menunya dan ambil kartu itu dari awal.
Kamu mulai dengan membalas. Kamu melanjutkan dengan memberi dia sesuatu untuk dikerjakan: kalimat yang jelas lebih berguna daripada seribu emoji. Kamu selesai kapan saja, karena episode tidak pernah menagihmu.
Kalau adegan mengarah ke kamar tidur, ceritanya memudar ke hitam. Itu batas situs ini pada semua paket, dan karena itu pula cerita yang kamu bawa pulang tetap soal ketegangan, siasat, dan apa yang tidak sempat dikatakan.
Tidak ada. Kata itu hanya bagian dari nama, dan isinya obrolan teks dengan tokoh AI. Setiap perempuan punya potret seksi dan banner, tetapi video tidak ada.
Beneran. Dia menyimpan catatan dari episode yang kamu mainkan, jadi malam berikutnya dimulai dari jawabanmu, bukan dari kata halo.
Bukan. Semua pemeran adalah karakter AI rekaan dengan hidup rekaan, dan tidak ada yang bisa kamu temui di dunia nyata.
Hemat, karena halamannya terutama teks dengan potret yang ringan dan satu banner. Tidak ada video yang diputar otomatis, jadi paket datamu tidak terkuras hanya karena membuka beranda.
Untuk dewasa, dengan godaan dan ketegangan. Adegan intim memudar ke hitam sebelum eksplisit, dan batas ini sama untuk semua tokoh dan semua paket.
Tamu mencoba dulu tanpa akun. Akun baru dapat percobaan 3 hari, lalu paket Gratis atau Plus berbayar. Tidak ada barang yang dijual, dan tidak ada langganan yang jalan sendiri: kalau Plus habis, kamu kembali ke paket Gratis, dan chat-mu tetap ada.
Buka menu chat dan baca catatan yang dia simpan tentang kamu. Dia juga biasanya mengulang bagian terakhir dengan kata-katanya sendiri, supaya kamu tidak perlu membaca ulang semuanya dari atas.
Bersambung
Ambil kartu episode malam ini, balas kalimat terakhirnya, dan biarkan dia mengingat jawabanmu sampai episode berikutnya.